Sabtu, 26 September 2009

hilang selera

pulang kerja ke rumah makan ternama
niat beli makan buat keluarga
di pintu kaca tertulis tanda "buka"
dari pintu kaca terlihat penjualnya
seorang pria bertelanjang dada
peluh membasahi kepala dan tubuhnya
seketika itu aku hilang selera
palingkan muka
tancap gas langsung ke jalan raya
lebih baik makan mie aja

Rabu, 16 September 2009

teman saja

hari ini aku bahagia
bisa berjumpa dengan cinta pertama
yang terpisah cukup lama
saling tanya dan bertukar kabar dan berita

teringat dulu aku pernah berkata
akan selalu ku tunggu dirinya
bahkan sampai menjanda

saat harinya tiba
sepertinya tak mungkin terlaksana
karena masalah usia dan keadaan kita
puas rasanya kalau kita hanya berteman saja

Senin, 14 September 2009

sendiri lagi

baru-baru ini
temanku bernasib seperti selebriti
bukan karena dapat rejeki
atau limpahan materi
tapi yang ini urusan lain
urusan pengadilan

tidak lagi cocok itu alasannya
mungkin itu cuma dijadiin alasan
takut ketahuan
sudah punya simpanan
yang sudah tidak sabaran
ingin segera dibawa kepelaminan

kalau seperti itu ya sudah relakan
gak usah jadi beban pikiran
pikirkan langkah kedepan
demi masa depan
semoga dapat bertemu pasangan
yang lebih mapan dan rupawan.

Minggu, 13 September 2009

di ruang kata

kutulis kata yang ada dalam kepala
rasa dalam hati dan jiwa
di ruang kata

tercipta
dari hayalan dan impian
sedih dan cinta
amarah dan tawa
air mata dan bahagia

segala yang kurasa
menjadi barisan kata
tersimpan disini
di ruang kata

Sabtu, 12 September 2009

bunga indah

hari ini secara tak sengaja
aku melihat satu bunga
bunga indah
seperti yang dulu pernah kumiliki

aku melihat bunga itu didepan mata
bunga indah yang dulu selalu kujaga

tapi dia tak bisa lagi kumiliki
bunga indah itu sudah ada yang punya

bunga indah itu sudah tertanam
meski buka didalam hati ini

bunga indahku yang kini telah pergi
wangi indah tetap tersisa
segar selalu dalam hati ini

aku tetap akan selalu ada.